|0 komentar



Jendela gua


JALAN-JALAN

|2 komentar



ALAM

|1 komentar


BERMAIN BERSAMA ADRENALIN

|1 komentar


Melihat sungai dengan arus deras seperti ini seakan mengundang adrenalin kita untuk melakukan sesuatu yang ekstrem di sana. Riak-riak gelombangnya yang saling menderu laksana undangan yang mendengung-dengung di telinga kala kita berada di dekatnya.
Bayangkan asyiknya bila kita dapat rafting di sana. Dan bayangkan bila kapasitas airnya lebih besar dari gambar di atas dan bayangkan bila grade jeramnya naik satu tingkat dari grade jeram yang ada di sana. Pasti menyenangkan sekali!!
Asyiknya berpetualang di alam bebas. Duduk di atas perahu karet yang terombang-ambing kian kemari. membetur-membentur batu-batu besar yang ada di kanan dan kiri, dan baju basah kuyup karena terguyur jeram-jeram yang berhasil masuk ke dalam perahu. Berarung ria berjam-jam lamanya tak akan ada rasanya lagi. Lelah karena mendayung tak ada artinya lagi. Lengkaplah sudah semua terbayarkan lunas dengan rasa puas luar biasa setiba di garis akhir.
Namun sayang... Coba lihat warna airnya… Keruh bukan? Meskipun warnanya tak sekeruh sungai-sungai yang ada di Ibu kota, tetapi sayang rasanya bila tempat bermain kita harus jadi sekotor ini.
Entah siapa dan apa yang menjadi penyebab rusaknya tempat bermain kita. Dan entah siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan ini. Tapi satu yang pasti hal itu sudah merusak ekosistem yang ada di sekitar sungai ini.
Andai air sungai ini dapat menjadi bersih kembali... Tak terbayang, betapa akan jauh lebih indah bila warnanya kembali bening. Betapa jauh lebih bermanfaatnya bila ia kembali bersih.
Air yang merupakan sumber kehidupan. Andaikan ia lebih bersih, maka tak sungkan orang-orang akan menggunakannya untuk keperluan sehari-hari. Andaikan ia jauh lebih terawat, maka tak heran jika nantinya akan menarik perhatian orang-orang untuk berkunjung menikmati panoramanya.
Sekecil apapun alam pemberian Tuhan, akan memberikan manfaat luar biasa besar bila dipelihara dan terus dijaga keberadaannya. Namun, sekecil apapun alam pemberian Tuhan yang nampaknya sepele sekalipun, akan memberikan dampak dan bencana luar biasa besar yang tak terbayangkan bila ia telah rusak.
Alam adalah sahabat manusia. Ia diam bukan berarti ia lemah, lihatlah bila ia sudah murka. Ratusan ribu nyawa akan melayang dan kehidupan manusia akan lenyap begitu saja merasakan amukannya.

PEDULIKAH KITA PADA MEREKA?

|0 komentar


Melihat gambar di atas menggelitik kenangan masa kecil kita dahulu. Bermain di sungai bersama dengan teman-teman tanpa peduli dengan orang lain yang menganggap kita tak tahu malu. Tetapi begitulah, kepolosan dan keluguan seorang kanak-kanak. Bermain sesuka hati dan menghabiskan waktu untuk besenang-senang merupakan cara terbaik dalam mengisi masa kecil dengan kenangan.
Tak ubahnya dengan gambar tersebut. Saat pertama aku melihat mereka di sungai itu, mereka seolah tak menyadari kehadiranku yang muncul dengan tiba-tiba di tengah sungai tempat mereka tengah asik bermain. Sungai kotor nan keruh dengan paparan sinar matahari yang cukup menyengat tak menghalangi niat mereka untuk menikmati segarnya air sungai Cisadane.
Tampang penuh kebahagiaan dan penampilan tanpa busana mewarnai hampir sebagian dari mereka.
Keasikan bermain mereka seketika terhenti ketika seseorang dari anak-anak itu mulai menyadari kehadiranku di sana.
“Eh, teman-teman lihat deh… Ada kakak-kakak yang lagi latihan tuh!! Lihat yuk!!” komentar salah seorang dari mereka yang membuat teman-teman lainnya datang bergerumul dan memperhatikanku yang tengah latihan penyelamatan water rescue.
Mereka yang tersadar bahwa mereka tengah tak berbusana, tak sedikitpun menunjukkan rasa malunya kepadaku. Dengan asyiknya, mereka menonton aksiku layaknya sedang menonton pertunjukan layar tancap.
Sikap mereka yang ramah dan mudah terbuka pada orang asing, membuatku cepat akrab dengan mereka. Terkadang mereka tampak malu ketika aku menanyakan beberapa pertanyaan pada mereka tetapi toh pada akhirnya mereka jawab juga pertanyaan yang kuajukan.
Sayang, keluguan dan kepolosan tingkah laku mereka justru dimanfaatkan oleh segelintir orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Contoh saja, pada kasus ’Babe’ yang telah melakukan tindak pelecehan seksual hingga pada tindak pembunuhan sadis dengan memutilasi korban-korbannya yang masih sangat belia. Hanya karena penyimpangan hasrat seksualnya, ia tega berbuat keji pada anak-anak itu. Ia tak membayangkan bagaimana hancurnya hati keluarga korban. Ia tak tahu apa yang akan terjadi pada perkembangan korbannya yang selamat. Hanya karena keinginannya untuk memenuhi kebutuhan pribadi ia rela mengorbankan orang-orang yang tak bersalah. Menghancurkan masa depan seseorang!!
Dimanakah nurani kita sekarang? Perkembangan teknologi dan pengetahuan harusnya dapat menuntun manusia ke arah yang lebih baik bukan malah membobrokan mental. Terkadang melihat anak-anak yang tengah tak berbusana saja hasrat kita untuk melakukan ’hal demikian’ sudah berada di ambang batas. Haruskah karena hal itu, kita jadi melarang anak-anak kita untuk bebas bermain? Melarang meraka untuk bermain dengan alasan untuk keamanan anak bukankah sama halnya dengan mengekang mereka dan membatasi perkembangan kanak-kanak mereka?
Tak heran jika kini banyak orang yang mengalami gangguan kejiwaan karena memiliki trauma masa kecil akan pengalaman masa kanak-kanak yang kurang menyenangkan. Maukah kalian semua jika bangsa ini tumbuh dan dipenuhi dengan orang-orang yang mengalami gangguan kejiwaan yang disebabkan karena kenangan masa kecil yang tidak menyenangkan?
Inikah akhir dari kenangan masa kecil untuk kanak-kanak masa kini? Dimanakah perlindungan hukum bagi mereka yang masih polos dan lugu hatinya? Setega itukah mereka merenggut kebagahagiaan anak-anak? Tidakkah mereka berpikir, bagaimana jadinya bila mereka mengalami masa kecil yang pahit?
Marilah kita jaga tawa dan senyum mereka dengan sikap peduli akan masa depan kanak-kanak bangsa. Perkembangan jiwa dan mental mereka adalah tanggung jawab kita semua.

BANGGA ALAM INDONESIA

|1 komentar
Alam adalah anugerah terindah yang diberikan oleh Tuhan kepada manusia. Banyak hal yang dapat manusia peroleh dari keberadaan alam. Contoh nyata yang dapat dijelaskan di sini adalah alam merupakan devisa Negara terbesar. Kekayaan alam serta keeksotisan yang dimiliki oleh alam tropis Indonesia, dapat menjadi modal besar yang mendatangkan keuntungan luar biasa dalam bidang wisata alam. Tak heran jika saat ini Negara kita tak gencar-gencarnya mempromosikan kata “visit tour Indonenesia” baik di dalam maupun di luar negeri.

Kekayaan alam akan tetap ada dan utuh bila kita mau untuk terus menjaga dan merawatnya. Menghindarkan mereka dari tangan-tangan jahil yang berniat merusaknya merupakan tanggung jawab bagi kita semua sebab tanpa hadirnya alam, maka kecil kemungkinan akan adanya manusia pula di muka bumi ini.



I. Keindahan Laut

Banyak hal yang dapat kita lakukan di laut. Bagi para penikmat alam atau bagi para kelompok yang menamakan dirinya sebagai pecinta alam, keindahan laut sering dilakukan untuk melakukan olah raga air seperti diving, snorckling, motor boat, dll.
Selain olah raga air, para pecinta fotografer juga biasa mengabadikan keindahan alam laut melalui jepretan-jepretan karya bernilai artistik.
Kekayaan laut juga sering kita nikmati dengan hasil tangkapan ikan sebagai lauk dari para nelayan, hasil-hasil kerajinan tangan dari kerang, dan ikan-ikan penghias akuarium di rumah.



II. Keindahan Gunung

Namun sayang, keegoisan manusia telah mambuat keberadaan hutan menghilang sehingga banyak sahabat alam kita yang harus kehilangan tempat tinggalnya.
Sebegitu serakahkah kita sehingga tega membiarkan sahabat alam kita terlantar dan sebegitu cuekkah kita yang tak mau perduli pada alam yang telah banyak memberi kita kehidupan?
Mereka tak dapat berbuat apa-apa untuk melawan manusia, tapi mereka dapat mengadu pada yang menciptakan mereka. Kelak bila Tuhan murka dan menghilangakan alam dari muka bumi dapatkah kita bertahan hidup? Dapatkah uang dimakan untuk membuat kita hidup di saat alam sudah tak lagi ada?
Marilah sadar kawanku, alam ini dititipkan Tuhan untuk kita pergunakan sebaik-baiknya dan dijaga untuk kelestarian umat manusia pula.



III. Keindahan Sungai


Sungai yang menampung banyak air untuk keperluan manusia kini keberadaannya sudah tak lagi dihiraukan.
Lihat saja disekitar kita, keruhnya sungai yang berwarna coklat bahkan hitam dan berbau busuk sering mewarnai dan menghiasi kota kita.
Berbagai macam pencemaran mulai dari limbah pabrik, limbah rumah tangga, sampah yang sengaja dibuang ke sungai, dll, semakin banyak jumlahnya.
Tak heran bila kini mereka mura. Akibat kemurkaan, mereka kini mulai akrab dengan kita. Lihat saja, bencana banjir yang setiap tahunnya menyapa Negara kita dan menyebabkan kerugian tak sedikit akibat meningkatnya debit air pada saat musim penghujan, kasus keracunan akibat mengkonsumsi air yang tidak bersih, sulitnya mendapat air bersih, dll.
Bila dilihat dari fungsi dan kegunaan sungai di sekitar kita, banyak hal yang dapat kita peroleh dari mereka. Sebut saja, keberadaan mereka sebagai penggerak generator untuk menghasilkan listrik, tempat penampungan air tawar, sumber penghasil air minum, sarana transportasi, dan sungai juga dapat dimanfaatkan untuk sarana olah raga air seperti rafting dan dapat digunakan untuk objek wisata contohnya pasar terapung.
Kawan, Tuhan menciptakan segalanya untuk keperluan manusia. Baru tahukah kalian kalau ternyata sungai kecil yang kelihatan tak berguna ternyata memiliki potensi yang luar biasa besar?



IV. Keindahan Gua

Gua yang identik dengan gambaran tempat sempit, gelap, dan lembab. Nampak luar ia sama sekali tak kelihatan menarik, hanya tersusun dari batu-batuan besar menjulang dan memiliki sebuah pintu masuk besar yang terlihat menakutkan. Tak jarang pula bila Gua dikaitakn dengan hal-hal mistis dan gaib. Banyak yang mengatakan pula bahwa gua adalah tempat keramat tempat tinggal para demit.
Dahulu, gua dijadikan sebagai tempat tinggal nenek moyang kita yang baru berevolusi. Nenek moyang yang masih berbentuk setengah kera yang dapat berdiri tegak membangun peradabannya di dalam gua. Lukisan-lukisan telapak tangan mereka tinggalkan sebagai bukti adanya mereka.
Seiring perkembangan, pada zaman kerajaan, Gua dijadikan sebagai tempat persembayangan, tempat pemujaan, dan tempat pemberhalaan. Tak sedikit para ahli-ahli ilmu gaib yang menimba ilmu di dalamnya. Mereka bertapa, mengharap datangnya wangsit dari si Empunya Gua.
Namun bila ditelusuri secara lebih mendalam, pada dasarnya Gua memiliki eksotisme yang tak kalah menarik dibanding dengan pemandangan alam bebas yang ada di luar sana. Fantastic!! Faboulous!! Sepertinya dua kata itu tak cukup untuk mengartikan keindahannya.
Kediamannya yang berdiri begitu gagahnya mengundang seribu pesona. Kemisteriannya mendatangkan keterkaguman.


Sungguh luar biasanya alam yang tercipta begitu sempurnanya untuk hidup manusia...

AKU, ALAM, DAN TUHAN

|0 komentar
Aku adalah manusia ciptaan Tuhan yang digambarkan menurut gambar dan rupa-Nya. Aku adalah sosok yang dapat dilihat begitu jelas sebagai penggambaran diri-Nya. Aku merupakan gabungan dari unsure jiwa dan raga yang tak dapat dipisahkan. Sebagaimana aku mengenal diriku, seperti itu pulalah aku mengenal sesamaku manusia. Seperti apa aku mengenal pribadiku, seperti itu pulalah mereka dapat mengenali diriku.

Namun aku tak diciptakan oleh Tuhan seorang diri. Begitu agung dan besarnya Tuhan menciptakan dunia ini dengan keindahan alam yang menjadi tempat tinggal bagi diriku. Begitu baiknya Tuhan sehingga ia memberikan binatang menjadi teman-temanku. Begitu Tuhan mengasihiku sehingga Ia memberiku kehidupan melalui tumbuhan dan pepohonan yang tumbuh disekitarku untuk menjadi makananku.

Alam memang diciptakan sedemikian sempurnanya oleh Tuhan. Sebisa mungkin manusia harus dapat menjaganya agar tetap ada dan lestari. Semua itu semata hanya untuk kelangsungan hidup manusia. Manusia memiliki tanggung jawab yang cukup besar untuk menjaga alam ini karena alam sesungguhnya adalah karunia terbesar yang Tuhan titipkan kepada manusia agar manusia dapat tetap hidup di dunia dan mewarisinya kepada generasi manusia, anak dan cucu manusia kelak.

Alam…

Banyak hal yang dapat kulakukan bersama dirinya. Indahnya alam yang tak dapat terlukiskan dengan kata-kata, pernahkah kalian rasakan juga sama seperti yang aku rasakan?

Gambar-gambar yang ada di sini merupakan pengalaman nyata yang pernah aku rasakan bersama teman-temanku. Mengeksplorasi segala keindahan yang ada di bumi pertiwi. Mendaki tingginya gunung yang berdiri kokoh di hadapan kami, memanjat terjalnya tebing yang menjulang tinggi, menyusuri sungai yang beriak dan berbatu, bersahabat dengan teman-teman bawah laut yang penuh dengan warna-warna indah, menikmati gelap dan indahnya gua.