Diposting oleh
Francisca Desiana
Alam adalah anugerah terindah yang diberikan oleh Tuhan kepada manusia. Banyak hal yang dapat manusia peroleh dari keberadaan alam. Contoh nyata yang dapat dijelaskan di sini adalah alam merupakan devisa Negara terbesar. Kekayaan alam serta keeksotisan yang dimiliki oleh alam tropis Indonesia, dapat menjadi modal besar yang mendatangkan keuntungan luar biasa dalam bidang wisata alam. Tak heran jika saat ini Negara kita tak gencar-gencarnya mempromosikan kata “visit tour Indonenesia” baik di dalam maupun di luar negeri.
Kekayaan alam akan tetap ada dan utuh bila kita mau untuk terus menjaga dan merawatnya. Menghindarkan mereka dari tangan-tangan jahil yang berniat merusaknya merupakan tanggung jawab bagi kita semua sebab tanpa hadirnya alam, maka kecil kemungkinan akan adanya manusia pula di muka bumi ini.
I. Keindahan Laut
Banyak hal yang dapat kita lakukan di laut. Bagi para penikmat alam atau bagi para kelompok yang menamakan dirinya sebagai pecinta alam, keindahan laut sering dilakukan untuk melakukan olah raga air seperti diving, snorckling, motor boat, dll.
Selain olah raga air, para pecinta fotografer juga biasa mengabadikan keindahan alam laut melalui jepretan-jepretan karya bernilai artistik.
Kekayaan laut juga sering kita nikmati dengan hasil tangkapan ikan sebagai lauk dari para nelayan, hasil-hasil kerajinan tangan dari kerang, dan ikan-ikan penghias akuarium di rumah.
II. Keindahan Gunung
Namun sayang, keegoisan manusia telah mambuat keberadaan hutan menghilang sehingga banyak sahabat alam kita yang harus kehilangan tempat tinggalnya.
Sebegitu serakahkah kita sehingga tega membiarkan sahabat alam kita terlantar dan sebegitu cuekkah kita yang tak mau perduli pada alam yang telah banyak memberi kita kehidupan?
Mereka tak dapat berbuat apa-apa untuk melawan manusia, tapi mereka dapat mengadu pada yang menciptakan mereka. Kelak bila Tuhan murka dan menghilangakan alam dari muka bumi dapatkah kita bertahan hidup? Dapatkah uang dimakan untuk membuat kita hidup di saat alam sudah tak lagi ada?
Marilah sadar kawanku, alam ini dititipkan Tuhan untuk kita pergunakan sebaik-baiknya dan dijaga untuk kelestarian umat manusia pula.
III. Keindahan Sungai
Sungai yang menampung banyak air untuk keperluan manusia kini keberadaannya sudah tak lagi dihiraukan.
Lihat saja disekitar kita, keruhnya sungai yang berwarna coklat bahkan hitam dan berbau busuk sering mewarnai dan menghiasi kota kita.
Berbagai macam pencemaran mulai dari limbah pabrik, limbah rumah tangga, sampah yang sengaja dibuang ke sungai, dll, semakin banyak jumlahnya.
Tak heran bila kini mereka mura. Akibat kemurkaan, mereka kini mulai akrab dengan kita. Lihat saja, bencana banjir yang setiap tahunnya menyapa Negara kita dan menyebabkan kerugian tak sedikit akibat meningkatnya debit air pada saat musim penghujan, kasus keracunan akibat mengkonsumsi air yang tidak bersih, sulitnya mendapat air bersih, dll.
Bila dilihat dari fungsi dan kegunaan sungai di sekitar kita, banyak hal yang dapat kita peroleh dari mereka. Sebut saja, keberadaan mereka sebagai penggerak generator untuk menghasilkan listrik, tempat penampungan air tawar, sumber penghasil air minum, sarana transportasi, dan sungai juga dapat dimanfaatkan untuk sarana olah raga air seperti rafting dan dapat digunakan untuk objek wisata contohnya pasar terapung.
Kawan, Tuhan menciptakan segalanya untuk keperluan manusia. Baru tahukah kalian kalau ternyata sungai kecil yang kelihatan tak berguna ternyata memiliki potensi yang luar biasa besar?
IV. Keindahan Gua
Gua yang identik dengan gambaran tempat sempit, gelap, dan lembab. Nampak luar ia sama sekali tak kelihatan menarik, hanya tersusun dari batu-batuan besar menjulang dan memiliki sebuah pintu masuk besar yang terlihat menakutkan. Tak jarang pula bila Gua dikaitakn dengan hal-hal mistis dan gaib. Banyak yang mengatakan pula bahwa gua adalah tempat keramat tempat tinggal para demit.
Dahulu, gua dijadikan sebagai tempat tinggal nenek moyang kita yang baru berevolusi. Nenek moyang yang masih berbentuk setengah kera yang dapat berdiri tegak membangun peradabannya di dalam gua. Lukisan-lukisan telapak tangan mereka tinggalkan sebagai bukti adanya mereka.
Seiring perkembangan, pada zaman kerajaan, Gua dijadikan sebagai tempat persembayangan, tempat pemujaan, dan tempat pemberhalaan. Tak sedikit para ahli-ahli ilmu gaib yang menimba ilmu di dalamnya. Mereka bertapa, mengharap datangnya wangsit dari si Empunya Gua.
Namun bila ditelusuri secara lebih mendalam, pada dasarnya Gua memiliki eksotisme yang tak kalah menarik dibanding dengan pemandangan alam bebas yang ada di luar sana. Fantastic!! Faboulous!! Sepertinya dua kata itu tak cukup untuk mengartikan keindahannya.
Kediamannya yang berdiri begitu gagahnya mengundang seribu pesona. Kemisteriannya mendatangkan keterkaguman.
Sungguh luar biasanya alam yang tercipta begitu sempurnanya untuk hidup manusia...