BERMAIN BERSAMA ADRENALIN



Melihat sungai dengan arus deras seperti ini seakan mengundang adrenalin kita untuk melakukan sesuatu yang ekstrem di sana. Riak-riak gelombangnya yang saling menderu laksana undangan yang mendengung-dengung di telinga kala kita berada di dekatnya.
Bayangkan asyiknya bila kita dapat rafting di sana. Dan bayangkan bila kapasitas airnya lebih besar dari gambar di atas dan bayangkan bila grade jeramnya naik satu tingkat dari grade jeram yang ada di sana. Pasti menyenangkan sekali!!
Asyiknya berpetualang di alam bebas. Duduk di atas perahu karet yang terombang-ambing kian kemari. membetur-membentur batu-batu besar yang ada di kanan dan kiri, dan baju basah kuyup karena terguyur jeram-jeram yang berhasil masuk ke dalam perahu. Berarung ria berjam-jam lamanya tak akan ada rasanya lagi. Lelah karena mendayung tak ada artinya lagi. Lengkaplah sudah semua terbayarkan lunas dengan rasa puas luar biasa setiba di garis akhir.
Namun sayang... Coba lihat warna airnya… Keruh bukan? Meskipun warnanya tak sekeruh sungai-sungai yang ada di Ibu kota, tetapi sayang rasanya bila tempat bermain kita harus jadi sekotor ini.
Entah siapa dan apa yang menjadi penyebab rusaknya tempat bermain kita. Dan entah siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan ini. Tapi satu yang pasti hal itu sudah merusak ekosistem yang ada di sekitar sungai ini.
Andai air sungai ini dapat menjadi bersih kembali... Tak terbayang, betapa akan jauh lebih indah bila warnanya kembali bening. Betapa jauh lebih bermanfaatnya bila ia kembali bersih.
Air yang merupakan sumber kehidupan. Andaikan ia lebih bersih, maka tak sungkan orang-orang akan menggunakannya untuk keperluan sehari-hari. Andaikan ia jauh lebih terawat, maka tak heran jika nantinya akan menarik perhatian orang-orang untuk berkunjung menikmati panoramanya.
Sekecil apapun alam pemberian Tuhan, akan memberikan manfaat luar biasa besar bila dipelihara dan terus dijaga keberadaannya. Namun, sekecil apapun alam pemberian Tuhan yang nampaknya sepele sekalipun, akan memberikan dampak dan bencana luar biasa besar yang tak terbayangkan bila ia telah rusak.
Alam adalah sahabat manusia. Ia diam bukan berarti ia lemah, lihatlah bila ia sudah murka. Ratusan ribu nyawa akan melayang dan kehidupan manusia akan lenyap begitu saja merasakan amukannya.

1 komentar:

Riris mengatakan...

jika kita semua menyadari bahwa alam sangat dibutuhkan, rasanya akan tumbuh rasa cinta. Ketika rasa cinta tumbuh, ada semangat untuk merawatnya.

Namun sayang ya..seringkali manusia memperlakukan alam seperti "pelacur". Habis pakai, tak mau lagi dipiikirin. Iya gak sih?

Posting Komentar